Kamis, 18 Mei 2017

Cara Mengatasi Masalah Jahitan Loncat Saat Menjahit

Cara mengatasi hasil jahitan yang selalu loncat atau tidak rapih terkadang terasa sangat menjengkelkan bagi kita para penjahit, berbeda dengan masalah jarum patah atau benang putus misalnya cukup dengan mengganti benang atau jarum yang bermasalah misalnya maka selesai sudah masalahnya. 


Berdasarkan pengalaman saya dari menjalani profesi menjahit selama 12 tahun ( 2005 - 2017) ...woow lama juga yach... Penyebab dari masalah jahitan yang kadang suka lompat-lompat ini ternyata ada banyak sekali penyebabnya loh, berikut akan saya bahas satu persatu.

1. Ukuran Jarum Yang Tidak Sesuai
Terkadang saat kita menjahit pakaian kita tidak memperhatikan ukuran jarum dengan jenis bahan yang akan kita jahit, maksudnya asal jahit aja pokoknya mau tebal atau tipis hajar aja xaxaxa. Saran saya untuk bahan yang tipis atau sejenis kaos, spandek, sifon dll pergunakanlah ukuran jarum jahit yang kecil misalkan no.9, 11 atau maksimal 13 ya. Lalu untuk bahan tebal seperti jeans dan kampas silahkan pergunakan jarum jahit dengan nomor di atas itu misalkan nomor 14, 16 atau 18.

2. Jarum yang Tidak Berkualitas
Selain masalah  ukuran jarum ternyata kualitas jarum jahit yang anda pergunakan juga sangat berpengaruh, selama ini saya perhatikan ketika menggunakan jarum yang bagus selain kuat jarumnya dan tahan lama hasil jahitannyapun menjadi bagus dan jarang lompat lompat, hasilnyapun berbeda pada saat jarum yang saya gunakan yang murahan. Saya selalu menggunakan jarum jahit merek ORGAN, meskipun harganya cukup mahal di banding jarum yang biasa tapi saya jamin akan kualitasnya. Di tempat tinggal saya di daerah pondok kacang harga jarum ORGAN per bungkus 13 ribu an berbeda dengan jarum biasa yang harganya cuma 3 ribu per bungkus.


3. Ukuran Lubang Tatakan Yang Terlalu Besar
 Lubang tatakan yang terlalu besar juga bisa menjadi penyebab kenapa hasil jahitan suka lompat terutama pada bahan tipis. Lubang tatakan yang besar bisa disebabkan karena memang ukurannya yang sudah besar dari baru atau membesar karena terkena jarum akibat pemakaian yang terus menerus. Saran saya untuk menjahit bahan yang tipis pergunakanlah tatakan dengan lubang yang paling kecil selain itu jarum jahitnya juga harus kecil pula. Selain ukuran lubang yang terlalu besar tatakan yang sering luka terkena jarum juga bisa menyebabkan benang jahit sering putus.


Tapi yang perlu diingat ialah penggunaan lubang yang kecil akan sering menyebabkan resiko jarum sering patah saat kita menjahit bahan yang lebih tebal, hal ini disebabkan ruang lubang jarum yang mengecil sehingga toleransi terhadap jarum goyang / gerak juga kecil. jadi saat kita hendak menjahit dengan bahan yang lebih tebal maka sebaiknya ganti pula jarum dan tatakan dengan ukuran yang sesuai pula.

4. Setelan Rotary / Bulan-Bulan Kurang Tepat.
Setelan rotary yang tidak tepat biasanya menjadi penyebab utama benang yang selalu lompat, hal ini disebabkan benang yang tidak mengait sempurna pada rotary. Setelan yang baik adalah dengan menempatkan sedekat mungkin petemuan ujung mata jarum dengan ujung rotary, bahkan kalo bisa usakan menempel sedikit, pasti hasilnya lebih maknyus dan sudah saya buktikan sendiri.

5. Kualitas Rotary Buruk
Kalau tadi berkaitan dengan masalah setingan antara rotary dan jarum, biasanya masalah lain yang menjadi penyebab jahitan lompat dan setelan jahitan menjadi jelek adalah masalah kualitas rotary. Pernah saya menggunakan rotary yang tidak biasa saya pakai sehari -hari karena waktu itu kondisi darurat dan rotary biasanya rusak. Begitu saya pasang dengan rotary darurat yang murahan tersebut padahal setingan saya udah saya anggap bagus, pas di coba ... wak wau... parah hasilnya, saya utak atik lagi terus tetep gak sesuai keinginan. terpakasa deh ke cipadu beli rotary dengan merek yang biasa saya pakai. Oh ya saya selalu menggunakan rotary merek Yong Zheng,meskipun harganya mahal tapi hasilnya maknyus.
Itulah tadi dari pengalaman saya mengenai masalah mengatasi benang jahit yang sering lompat-lompat, kalo ada dari pembaca yang tahu penyebab lainnya yang belum saya sebutkan bisa menambahkannya di kolom komentar. Sebab banyak sekali dari pelanggan saya di ROTSA JEANS Pondok Kacang yang menanyakan hal tersebut kepada saya. Sampai jumpa lagi pada artikel saya selanjutnya.



2 komentar: